Button Text! Submit original article and get paid. Find out More

5 Fakta Di balik Mitos Teman Imajiner Anak Yang Belum Kita Ketahui

Anda pasti pernah melihat atau mendengar seorang anak kecil berbicara dengan dirinya sendiri. Jangan khawatir, menurut sisi psikologi teman khayalan atau imajiner pada anak adalah hal yang wajar dilakukan anak-anak seusianya. Bukan berarti mereka berbicara dengan jin, melainkan sebenarnya anak-anak tersebut sedang berbicara dengan halusinasinya sendiri. Kebanyakan mitos yang beredar dimasyarakat menyebabkan fakta ilmiah seputar teman imajiner anak terkubur dalam-dalam. Berikut fakta dibalik mitos seputar teman imajiner anak :

Berbicara dengan Hantu

https://id.pinterest.com

Dokter Ryu Hasan, Sp.Bs mengungkapkan bahwa sebenarnya anak yang sedang berbicara sendiri bukan berbicara dengan makhluk abstral yang kita bayangkan, melainkan anak tersebut sedang berbicara dengan teman imajinernya atau dengan halusinasinya sendiri.  Halusinasi teman iamjiner bisa berwujud apa saja yang telah dikenal anak. Bisa berbentuk manusia, binatang, maupun tokoh fantasi yang dikenal anak.

Pertanda anak stress

hollowcius.blogspot.co.id/

Kebanyakan orang menganggap anak yang berbicara dengan halusinasinya pertanda anak tersebut mempunyai kelainan faktanya anak yang terhubung dengan teman imajinasinya justru merupakan ciri anak yang kreatif dan imajinatif.

Mempunyai Indra Keenam

beatingeatingdisorders.com

Setiap anak mempunyai kepekaan yang berbeda-beda dengan anak lainnya. Seiring perubahan hormaon, teman imajiner akan menghilang. Anak akan menyadari dunia sebebenarnya yang dihadapi.

Mempunyai kemampuan istimewa

supernaturalmagazine.com

Dikutip dari laman cyh.com, bahwasanya beberapa anak justru terbantu dengan adanya teman imajiner yang dimiliki karena anak bisa memecahkan segala masalah yang dihadapi pada pertembuhan psikologinya.

Bersama teman imajiner anak bisa mengobrol tentang sesuatu yang dibicarakan orang dewasa. Selama anak berinteraksi dengan teman imajiner anak bisa mengobrol bebas, menanyakan solusi hidup, mengeksplorasi ide, berkonsultasi dan lainnya.

Anak berbohong soal teman imajinasinya

https://www.grandparents.com/

Fakta yang terjadi anak sungguh-sungguh nyata melihat teman imajinernya. Jika anak anda punya teman imajiner, jangan anggap serius, namun juga jangan menyepelekan. Bersikaplah seolah hal tersebut lumrah terjadi. Menurut laman Psikology Today disebutkan bahwa sebenarnya 70% anak menyadari bahwa temannya tidak nyata, namun saking asiknya mereka berinteraksi, mereka menolak untuk meninggalkannya.

Anda juga juga jangan menyepelekan masalah ini, jika sampai dewasa anak tidak bisa membedakan mana yang nyata dan tidak nyata, segeralah periksa anak anda ke psikiater untuk mendeteksi kemungkinan anak anda mengidam gejala schizophrenia.

Leave a Reply