Button Text! Submit original article and get paid. Find out More

4 Cara Menjadi Pemimpin yang Ideal

Setiap perusahaan pasti ada pemimpin yang bertanggung jawab untuk mengarahkan karyawan-karyawannya agar perusahaan yang di kelolanya dapat terjalan sesuai dengan visi yang akan dicapainya, banyak pemimpin yang bisa dikatakan kompeten, mampu mengarahkan perusahaan sesusi dengan tujuan yang ingin dicapai, namun sedikit yang memenuhi syarat sebagai seorang  pemimpin yang luar biasa, apakah anda sebagai pemimpin sudah mampu menjadi inspirator bagi karyawan untuk belajar dan mengembangkan diri? Setiap pemimpin pasti memiliki gaya dan strategi sendiri  dalam memimpin disesuaikan dengan lembaga atau perusahaan yang di pimpinnya. Berikut ini 4 cara memimpin yang baik agar mencapai kesuksesan di lansir dari  businessnewsdaily.com

Menjadi Pelatih, Bukan Pemain

Pemimpin yang baik ialah tidak mengerjakan semua pekerjaan kantor sendirian, pemimpin sejati  mengambil inisiatif mengarahkan karyawan untuk mengerjakannya dan mempercayai karyawanya untuk tampil secara efisien dan mandiri. “Pemimpin adalah seorang pelatih yang mengembangkan orang, bukan pemain, “kata Randy Stocklin, salah satu pendiri CEO One Click Ventures.”

Bila perusahaan mempunyai budaya positif tersebut, karyawan akan lebih termotivasi dan percaya diri dengan pekerjaannya. Melalui pemimpin yang seperti inilambat laun perusahaan akan lebih cepat meraih kesuksesan.

Mengenal tim dan diri sendiri dengan baik

Pemimpin yang baik adalah pempin yang ingin semua elemen perusahaan  yang dikelolanya sukses, tak terkecuali semua tim yang terlibat didalamnya. Pemimpin harus mampu memahami setiap kritiria orang yang bekerja dengannya, mengarahkan pekerjaan mereja sesuai dengan kriteria orang tersebut sehingga dapat mencapai tujuan sesuai dengan target perusahaan dan orang yang mendapatkan tugas mengerjakan tugasnya dapat mencapai tujuan pribadi yang diinginkannya.

Andor kovacs, CEO dan pendiri  Restoration 1 mengatakan ” “Seorang pemimpin menempatkan orang-orang disekitarnya sesuai dengan posisi yang diingin orang tersebut agar dapat menentukan kesuksesan mereka,”. ini adalah tugas berat seorang pemimpin, karena seorang pemimpin harus memiliki pemahaman mendalam masing-masing individu, seperti memahami tujuan karir mereka serta mengetahui apa yang menjadi motivasi mereka.  Pemimpin juga harus mempunyai komitmen untuk membantu setiap orang dalam tim agar dapat mencapai tujuan pribadi mereka sendiri.

Artinya pemimpin menyediakan alat  yang dibutuhkan karyawan agar dapat sukses, menawarkan pujian saat semuanya berjalan dengan baik dan bertanggung jawab ketika terjadi kesalahan. kata Jordan French pendiri CMO BeeHex, Inc. 3D Food Printing.

Selalu menjaga perilaku  positif

Setiap bisnis pasti ada pasang surut, tanpa seseorang yang mengambil kendali dan mendorong optimisme kemungkinan perusahaan tidak akan berjalan dengan baik.

David Moore, mitra pendiri dan wakil presiden regional perusahaan staf Grup Addison  mengatakan “Seorang pemimpin yang baik dapat menahan emosinya, terutama dalam situasi sulit,” “Misalnya, mungkin Anda kehilangan klien terbaik Anda, atau kesepakatan yang telah Anda kerjakan terus berlanjut. Bagaimanapun, penting bagi para pemimpin untuk membimbing tim melalui masa-masa sulit, mendorong mereka dan tetap bersikap positif sepanjang waktu. Moral tim sangat berat. bergantung pada sikap seorang pemimpin. “

Membangun generasi pemimpin untuk masa yang akan datang

seorang pemimpin tidak bisa, dan tidak seharusnya berdiri sendiri. Sebuah perusahaan tidak hanya butuh satu  seorang pemimpin yang berpengaruh. Pemimpin yang baik ialah yang mempunyai pemahaman untuk mengembangkan generasi-genarai pemimpin berikutnya.

Tom Villante, salah satu pendiri, chairman dan CEO YapStone berpendapat. “Pemimpin yang besar juga mempekerjakan dan mengilhami pemimpin besar lainnya, yang mereka percaya untuk menjalankan misi perusahaan dan menanamkan rasa tujuan yang menyentuh setiap anggota staf lainya,”

Pemimpin yang baik harus membangun karyawan mereka sehingga mereka dapat sesukses, membangun tim mereka, membimbing mereka dan kemudian mendukung mereka.

Leave a Reply