4 Cara Generasi Milenial Menumbuhkan Semangat Kerja

//4 Cara Generasi Milenial Menumbuhkan Semangat Kerja

4 Cara Generasi Milenial Menumbuhkan Semangat Kerja

Menumbuhkan Semangat Kerja – Seringkali manajeman perusahan memikirkan berbagai cara memotivasi karyawannya. Mulai dari memberikan insentif keuangan, kebijakan kerja yang fleksibel, hingga memberikan peluang promosi bagi karyawan tergiat. Namun, banyak karyawan yang mengetauinya, mereka masih saja males-malesan bekerja.

menumbuhkan-semangat-kerja

menumbuhkan-semangat-kerja

Sebenarnya para karyawan bisa mencari cara sendiri untuk membangkitkan motivasi kerja dari dalam diri. Anda bisa melihat bagaimana para karywan generasi milineal selalu bersemangat akan pekerjaanya. Beberapa tips di bawah ini bagaimana cara karyawan milenial menemukan motivasi kerja di lansir dari Forbes.

Mengingat ingat kembali alasan mengapa anda bekerja

Kapan terakhir anda membaca surat lamaran kerja anda? Apakah pernah anda baca lagi setelah sekian lama anda diterima bekerja? Jika anda tidak pernah melihatnya lagi. Hal itu justru membuat anda melupakan hal yang membuat anda bersemangat bekerja di perusahaan anda.

Sekarang cobalah untuk membaca kembali surat lamaran yang pernah anda buat. Hal itu akan membuat anda mempunyai motivasi untuk bekerja. Anda akan kembali mengingat hal menarik yang membuat anda ingin bergabung dengan perusahaan. Anda juga akan melihat perjalanan karir anda selama ini dan seberapa besar pertumbuhan karir anda selama anda bekerja di perusahaan tersebut.

selanjutnya, ingatkan diri anda mengenai tujuan karir anda. pakah anda telah bekerja di perusahaan impian anda? Apakah pekerjaan yang anda lakukan sesuai dengan keinginan anda? Setelah anda berhasil mengidentifikasi alasan awal anda bekerja, anda akan bersyukur bekerja di perusahaan anda bekerja sekarang ini.

membuang to-do-list

Menumbuhkan Semangat Kerja

Menumbuhkan Semangat Kerja

Jika anda mempunyai daftar tugas harian dan anda benar-benar mengikutinya. mulai sekarang tinggalkan aktivitas tersebut. Setiap hari anda hanya akan sibuk memindahkan barang, mengawasi jam, dan berharap segera menyelesaikan semua tugas sebelum jam 5 sore, Jadi buang daftar harian tersebut. Kemudian, untuk hari selanjutnya tuliskan tiga tugas prioritas terpenting setiap harinya. Tugas prioritas harus relative sulit namun harus bisa dapat di capai, selaras dengan tujuan utama anda, dan berpengaruh untuk keberhasilan jangka panjang. Setelah anda berhasil menyelesaikan satu tugas utama, beristirahatlah selama satu jam. Kemudian anda bisa mefokuskan pekerjaan prioritas kedua.

Bergaul dengan orang yang suka bekerja keras

Jika sewaktu-waktu anda berada di sekitar orang yang tidak produktif, maka anda akan sulit membangkitkan motivasi kerja anda. Jika anda mempunyai ruang kerja yang fleksibel cobalah anda duduk dengan rekan kerja yang produktif. Dengan begitu anda akan terpengaruhi untuk selalu bekerja keras.

Menemukan pola

Jika anda merasa tidak termotivasi bisa jadi karena anda belum menemukan waktu dan cara bekerja yang baik. Misalnya, anda menyadari bahwa setiap pukul 3 sore anda merasa tidak termotivasi untuk melakukan apapun. Maka cobalah untuk melakukan pekerjaan lebih awal dariĀ  sehingga anda bisa menyelesaikan tugas sebelum jam 3. anda meninggalkan tugas yang paling tidak penting di akhir hari

By | 2017-10-10T12:48:26+00:00 October 2nd, 2017|Pengembangan Diri|0 Comments

About the Author:

suka menulis, penyayang binatang, sedang mendalami dunia motivator dan public konsultan

Leave A Comment