Cara Jitu Mengontrol Amarah Yang Berlebihan Saat Bulan Ramadhan

Cara Jitu Mengontrol Amarah Yang Berlebihan Saat Bulan Ramadhan

Bulan  ramadhan merupakan bulan suci umat islam, seorang muslim dituntut untuk menahan lapar dan haus selama sekitar 13 jam selama bulan puasa.  Namun, tantangan terberat umat muslim di bulan puasa sebenarnya bukan dari menahan lapar dan haus, yang terberat adalah mengontrol diri dan menahan amarah. Ketika sedang berpuasa, kita sering  dihadapkan kondisi yang tidak mengenakkan. Maka seringkali kita lepas kendali dan melepas amarah. Tentu saja hal ini tidak baik bagi diri sendiri dan orang lain.

Menahan Amarah diri sendiri

ketika bulan puasa, Sikap marah akan membuat amalan puasa kita berkurang dan bisa jadi puasa kita akan sia-sia.  Amarah yang berlebihan juga akan berdampak pada kualitas hidup dan sosial anda.

Cara Meredam Amarah

  1. Coba untuk Diam

Ketika marah, anda hitung angka dari 10 sebelum berbicara. Namun jika sudah terlalu marah, hitung dari seratus.” – Thomas Jefferson –

Ketika anda marah biasanya langsung mengucapkan  dengan kata-kata kasar yang lepas kontrol. Alangkah baiknya untuk terdiam dan biarkan otak anda lebih banyak berfikir.

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْكُتْ

“Jika kalian marah, diamlah.” (HR. Ahmad dan Syuaib Al-Arnauth menilai Hasan lighairih).

  1. Tersenyum dan Tertawa

Tersenyum akan merubah emsosi anda ketika anda marah tipu diri anda dengan senyuman yang tulus karena dengan senyuman energy negative kita akan terganti dengan energy positif. Otak kita akan tersinkron dengan bahasa tubuh, tersenyum akan menyesuaikan emsi kita dengan bahasa tubuh anda yaitu senyuman.

tertawa juga dapat membuat anda menahan marah. semarah-marah apapun anda buatlah energy positif dengan bahasa tubuh anda maka amarah anda akan digantikan dengan pikiran yang positif.

  1. intropeksi

Paling gampang dari kita adalah mengkritik dan menyalahkan orang. lebih baik kita Intropeksi terlebih dahulu tidak ada manusia yang sempurna setiap orang pasti punya kelemahan masing-masing. Membuka fikiran adalah menuju tingkat kedewasaan seseorang. luangkan waktu 10-20 menit untuk mengaca diri sendiri. Dijamin anda akan dapat mengontrol emosi anda dengan mudah.

  1. Membaca Ta’awudz

إِني لأعلمُ كَلِمَةً لَوْ قالَهَا لذهبَ عنهُ ما يجدُ، لَوْ قالَ: أعوذُ بالله مِنَ الشَّيْطانِ الرَّجيمِ، ذهب عَنْهُ ما يَجدُ

Sungguh saya mengetahui ada satu kalimat, jika dibaca oleh orang ini, marahnya akan hilang. Jika dia membaca ta’awudz: A’-uudzu billahi minas syaithanir rajiim, marahnya akan hilang.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Penyebab utama amarah berasal dari setan, sehingga dengan membaca ta’wudz dapat meredam godaan setan dengan meminta perlindungan dari Allah SWT.

  1. Berwudhu

إِنَّ الْغَضَبَ مِنْ الشَّيْطَانِ وَإِنَّ الشَّيْطَانَ خُلِقَ مِنْ النَّارِ وَإِنَّمَا تُطْفَأُ النَّارُ بِالْمَاءِ فَإِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَتَوَضَّأْ

Sesungguhnya marah itu dari setan, dan setan diciptakan dari api, dan api bisa dipadamkan dengan air. Apabila kalian marah, hendaknya dia berwudhu. (HR. Ahmad 17985 dan Abu Daud 4784)

Jika anda dalam keadaan marah cobalah untuk berwudhu dengan berwudhu maka pikiran anda akan seger. menghilangkan aura negative dalam tubuh kita



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *