Lifestyle

Berdagang Ala Rasulullah

Imam Maswadi
Written by Imam Maswadi

Berdagang ala Rasulullah– Nabi Muhammad SAW adalah rasul terakhir bagi umat Islam. Di dalam diri beliau, terdapat suri tauladan yang baik. Bahkan, bisa dikatakan Nabi Muhammad SAW merupakan suri tauladan terbaik sepanjang masa. Segala sisi kehidupannya patut kita teladani, tidak terkecuali dalam hal berdagang. Sebelum diangkat menjadi rasul, Nabi Muhammad merupakan pedagang ulung di dataran jazirah Arab dan kiprahnya tidak diragukan lagi.

Kali ini, wikihai.com memcoba membuka lembaran cara berdagang ala Rasulullah. Sudah penasaran? Oke, mari kita telusuri satu per satu.

Berdagang ala rasulullah berdagang ala rasulullah Berdagang Ala Rasulullah halal

Halal atau Haram

  1. Batasan Halal dan Haram

Memahami batasan halal dan haram dalam dunia perdagangan merupakan hal yang harus dilakukan oleh setiap pelaku dagang yang mau meneladani cara berdagang ala Rasulullah.Perdagangan halal, Contohnya pertanian, peternakan, sedangkan lokalisasi, minuman keras merupakan perdagangan yang haram (dilarang). Untuk menentukan batas Halal dan Haram suatu perdagangan dapat dilihat dari dalil syara’. Artinya, selama tidak ada dalil yang menyebutkan keharaman suatu perdagangan yang dikerjakan dan perdagangan tersebut tidak mengandung nilai yang bertentangan dengan Islam, maka perdagangan tersebut boleh dilakukan.

Berdagang ala rasulullah berdagang ala rasulullah Berdagang Ala Rasulullah timbangan neraca

Aktivitas Haram dalam Perdagangan

  1. Tidak melakukan aktivitas perdagangan yang dilarang Islam

Beberapa aktivitas yang dilarang dalam perdagangan ala rasulullah diantaranya: menjual barang-barang yang merugikan orang lain; riba; persaingan yang tidak sehat; praktik pemalsuan dan penipuan.

Berdagang ala rasulullah berdagang ala rasulullah Berdagang Ala Rasulullah Dilandasi Prinsip Syariah Ini Marketing Pemasaran Sukses dalam Islam 1

Strategi pemasaran

  1. pemasaran ala Rasulullah

Rasulullah SAW memberikan contoh yang berbeda dalam hal ini. Pada saat berdagang, beliau tidak hanya sebatas melakukan berbagai macam transaksi, melainkan juga mempraktikkan tata cara mind share, market share, serta heart share dengan begitu elegan. Adapun formula yang digunakan oleh beliau yaitu kejujuran, keihkhlasan, silaturahmi dan senantiasa bermurah hati. Semua itu inti dari konsep strategi pemasaran Nabi Muhammad SAW, Rasulullah.

Itulah beberapa cara berdagang ala Rasulullah yang dapat kita teladani. Semoga bermanfaat 🙂

About the author

Imam Maswadi

Imam Maswadi

Leave a Comment